Susahnya verifikasi latar belakang karyawan (KYE) untuk tim HR kecil
Saya HR manager di perusahaan manufaktur dengan tim HR cuma 3 orang. Setiap kali rekrutmen posisi yang butuh trust tinggi (finance, warehouse, akses gudang), kami harus verifikasi: - Ijazah (banyak kasus ijazah palsu, dan verifikasi resmi ke kampus bisa makan waktu 2-3 minggu) - SKCK (proses di kantor polisi beda-beda kecepatan tiap daerah) - Riwayat kerja sebelumnya (banyak referensi yang susah dihubungi atau HR sebelumnya nggak mau kasih keterangan karena takut masalah hukum) What has already been tried: kami sempat pakai vendor background check pihak ketiga, tapi biayanya lumayan besar per kandidat dan hasilnya kadang cuma "confirmed" tanpa detail, jadi tetep kita yang harus follow up manual. Yang saya harapkan sebenarnya sederhana: semacam sistem verifiable credential yang terhubung ke Dukcapil/Kemendikbud/Kepolisian, di mana kandidat bisa share "kartu identitas terverifikasi" sekali klik, dan HR tinggal verify tanpa harus telepon sana-sini. Apakah ada yang tahu inisiatif ke arah situ?
Discussion (11)
Sign in to join the discussion.
Halo, dari sisi pencari kerja izin cerita ya. Kemarin proses verifikasi ijazah gue di satu perusahaan sampe 3 minggu, padahal offering-nya udah keluar duluan. Akhirnya perusahaan lain yang lebih cepat prosesnya yang gue ambil.
Ini exactly problem yang gue omongin di atas :( kadang HR juga kelimpungan, jadi kehilangan kandidat bagus gara-gara proses lambat, padahal bukan salah kita juga.
Di startup gue proses ini gue pegang sendiri karena belum ada HR dedicated. Verifikasi manual semua, capek tapi ya gimana lagi, budget belum nyampe buat vendor.
Relate banget, dulu di startup pertama gue juga gitu. Excel + telepon sana-sini 😭
Teknologinya sebenarnya udah ada (verifiable credentials), yang masih kurang itu political will pemerintah buat jadi issuer resmi secara nasional.
PDDikti API dari Kemendikbud sebenernya udah bisa dipake buat cek ijazah, cuma emang belum banyak yang tau atau integrasinya belum gampang buat non-teknis.
Wah baru denger soal ini, makasih infonya, bakal saya cek ke tim IT.
Dari sisi bank, eKYC customer kita udah cukup matang, pake verifikasi biometrik segala. Tapi employee background check-nya masih manual banget. Ironis emang.
Sama, di e-commerce juga gitu. Padahal use case-nya mirip banget sama customer verification.
Btw ada yang tau nggak SKCK sekarang katanya udah bisa online? Denger-denger udah ada tapi belum semua polres support.
Comment deleted